Navigation

Komite II DPD RI akan Berkunjung ke Kuningan Untuk Mendukung Sebagai Kabupaten konservasi


Kuningan mendapatkan apresiasi dari anggota DPD RI sebagai Kabupaten Konservasi . Hal ini mengemuka  dalam ekspos  Bupati Kuningan H. Aang Hamid suganda di Komite II DPD RI, Rabu (12/5)  yang difasilitasi  anggota DPD RI asal Provinsi Jawa Barat Prof. H. Muhammad Surya. Untuk menindaklanjuti apresiasi tersebut anggota DPD RI rencananya, Senin (19-23/7) akan melakukan kunjungan kerja  untuk melihat langsung kondisi yang ada.


Untuk persiapan kunjungan tersebut   Prof. H. Muhammad Surya, Selasa (22/6) diterima langsung  Wakil Bupati Kuningan Drs. H. Momon Rocmana di Ruang Rapat Kerja Bupati didampingi  Asisten administrasi Drs. A. Taofik Rohman, M.Si.,Kepala Sumber Daya Air dan Mineral, Kepala Dishutbun, Kepala BTNGC, Administratur Perhutani, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Pemukiman dan Cipta Karya, dan Kepala BPLHD.

Diungkapkan Prof. H. Muhammad Surya Kunjungan ini merupakan upaya untuk melihat  dan menampung aspirasi tiap daerah, salah satunya Kabupaten Kuningan yang merupakan bagian dari wilyah Jawa Barat , terlebih lagi saat ini setiap anggota DPD RI sedang melakukan kunjungan kerja ke setiap daerahnya masing-masing.”Sementara kunjungan saya kesini  khususnya menindak lanjuti pemaparan Bupati Kuningan kaitan dengan Kabupaten Konservasi dan linnya,”katanya.


Usai diterima di Ruang Rapat Kerja, Dia bersama Kepala Dinas terkait terjun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi yang akan di kunjungi oleh rombongan anggota DPDR RI, diantaranya  Kebun Raya, Sekolah berbudaya lingkungan terutama yang sudah dan dipersiapkan mendapatkan Adiwiyata, embung air, saluran irigasi, jembatan dan jalan perbatasan, Hutan Kota, wilayah TNGC dan lainnya. Selama dua hari mulai tanggal 22 hingga 23 Juni.


Di Lokasi Kebun Raya, dia mengatakan, bahwa setelah kunjungan anggota DPD RI ke Kuningan  akan menegaskan kembali   kepada pemerintah agar Kabupaten Kuningan di jadikan  sebagai pilot project atau Kabupaten percontohan bagi program konservasi yang digulirkan pemerintah. Dan setiap anggota DPD RI akan melakukan penanaman sesuai dengan jenis tanaman daerahnya masing-masing.


Kondisi Kuningan saat ini akan disampikan  kepada Para Menteri yang ada kaitan di dalamnya, seperti Menteri pariwisata, menteri PU, Menteri Kehutanan, Menteri Negara Lingkungan Hidup. Sehingga pembangunan Kebun Raya ini dapat terwujud dengan dilengkapi pasilitas lainnya. Karena bukan hanya penanaman pohon  melainkan juga butuh akses jalan, pembuatan embung, dan lainnya. Hal ini menambah  keberadan Kebun Raya sekaligus akan menjadi icon Jabar.


Dia mengatakan  pembangunan Kebun Raya ini merupkan  pembangunan  jangka panjang. Hal ini perlu mendapatkan perhatian dari berbagai pihak karena manfaat program yang digagas Bupti Aang ini akan diraskan dalam waktu 5 hingga 10 tahun yang akan datang.  Bahkan tidak menutup kemungkinan kedepan alam terbuka ini akan menjadi buruan para penikmat wisata.

Lebih lanjut dikatakan Wabup Kuningan, dengan kunjungan ini diharapkan keberadaan Kuningan akan lebih maju. Karena bagaimana pun kita butuh dukungan dari semua pihak terutama pembangunan lingkungan.


Untuk rencana kehadiran Anggota DPD RI ke Kuningan, Dia menuturkan pihak  kami menyambut dengan senang hati karena ini merupakan pengharagaan untuk Kabupaten Kuningan. Dan kami pun akan memaparkan keadaan Kuningan dengan kondisi yang  sebenarnya. “Tentunya dengan mengharap DPD RI dapat mempasilitasi pembangunan Kuningan sesuai dengan tugas dan fungsi Komite II DPD RI yang menangani Sumber Daya Alam dan Ekonomi. Bahkan tidak sampai disana melainkan pembangunan di semua bidang juga,”pintanya. (N).
 
Share
Reactions

HUMAS SETDA KAB. KUNINGAN

Humas setda kabupaten kuningan Jl. siliwangi no 88. Kuningan

Post A Comment:

2 comments:

  1. semoga bermanfaat bagi kemslahatan lingkungan di masa mendatang....dan smoga jg bisa kesana lagi "kbon raya Kuningan: sbagai turis...menikmti keayaan flora yg beragam....makasih atas publikasinya

    BalasHapus
  2. hatur nuhun komentarna, punten sareng saha ?. salam silaturahim.

    BalasHapus