Navigation

MOJANG JAJAKA JABAR AKAN TANAM POHON DI KEBUN RAYA KUNINGAN




Pemilihan Mojang dan Jajaka ( MOKA ) Jawa Barat yang merupakan ajang paling bergengsi bagi putra dan putrid terbaik tingkat Propinsi Jawa Barat sedang dalam proses karantina, karantina sendiri dilaksanakan di Kabupaten Kuningan tepatnya di Hotel Ayong kawasan Wisata Linggarjati Kuningan. karantina dilaksanakan selama 10 hari dari tanggal 29 Oktober – 6 November 2010.

Pasanggiri MOKA ini diikuti oleh 25 Kabupaten/Kota se-Jawa Barat dan berjumlah 50 orang. Dalam proses karantina ini diisi dengan pemberian materi baik kepribadian maupun mengenai seni dan budaya yang ada di Jawa Barat dengan pemateri diantaranya Bupati Kuningan H. Aang Hamid Suganda yang memberikan materi mengenai peranan pemuda dalam Pembangunan dan Ketua TP PKK Hj. Utje Ch. Suganda yang mengisi materi Etika dan kepribadian, selain itu juga akan diisi dengan kegiatan sosial berupa penggalangan dana untuk para korban bencana alam di mentawai dan Gunung Merapi serta untuk korban angin putting beliung yang terjadi baru-baru ini di kabupaten Kuningan.

Para finalis MOKA ini berada di Kabupaten Kuningan didampingi oleh para pendamping dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Propinsi Jawa Barat Serta Dinas Pariwisata Kabupaten Kuningan dan dari Paguyuban MOKA Kuningan dan Jawa Barat. Selama berada di Kabupaten Kuningan mereka mengunjungi sentra Usaha diantaranya Pabrik Jeniper ( Jeruk Nipis Peras ) serta mengunjungi sentra Budaya di Pseban Tri Panca Tunggal Cigugur Kuningan.

Dalam materinya Bupati Kuningan menyatakan bahwa peranan pemuda dalam pembangunan sangat penting sekali, dimana pemuda merupakan harapan Negara yang nantinya akan meneruskan tonggak kepemimpinan di masa yang akan datang. Peranan pemuda dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia memang bersifat dominan dan monumental. Di era pra-kemerdekaan maupun di era kemerdekaan, pemuda selalu tampil dengan jiwa dan semangat kepeloporan, perjuangan, dan patriotismenya untuk mengusung perubahan dan pembaharuan. Karya-karya monumental para pemuda Indonesia itu dapat ditelusuri melalui peristiwa bersejarah antara lain; Boedi Oetomo (20 Mei 1908) yang kemudian diperingati sebagai Kebangkitan Nasional, Sumpah Pemuda (28 Oktober 1928), Proklamasi Kemerdekaan (17 Agustus 1945), transisi politik 1966, di mana para pemuda dan mahasiswa mempelopori sebuah perubahan politik yang dramatis, mengantarkan munculnya era Orde Baru yang tergabung dalam KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia), KAPPI (Kesatuan Aksi Pemuda Pelajar Indonesia), KASI (Kesatuan Aksi Sarjana Indonesia).
Pemuda Indonesia harus berani melakukan otokritik, sekaligus membenahi diri, meningkatkan kualitas sumberdaya manusianya, dan siap berkiprah di tengah-tengah masyarakat, mewarnai di berbagai lini kehidupan bangsa. Bangsa ini membutuhkan peran dan sumbangsih kalangan pemuda secara nyata, sehingga tentu sesungguhnya tugas dan peran pemuda tidaklah ringan. Pemuda Indonesia diharapkan mampu mengambil setiap peluang yang ada dan memanfaatkannya secara baik, demi kemajuan bangsa. Masa depan bangsa ini terletak di tangan pemuda karena pemuda adalah Agen Peubah (Agent of Change) dan Agen Analisis (Agent of Analysis), yang senantiasa memprakarsai perubahan-perubahan untuk kemaslahatan dan menganalisis problematika bangsa kita.
Selin itu juga Bupati mengajak kepada seluruh finalis MOKA Jabar untuk menjaga lingkungan, karena seperti kita ketahui bersama lingkungan alam sekitar kita sudah banyak yang rusak, bukan hanya untuk Kabupaten Kuningan saja tetapi Bupati berharap agar para finalis dapat menjaga lingkungan di wilayah mereka masing-masing. Untuk itu Bupati mengajak kepada seluruh finalis untuk menanam pohon di Kebun Raya Kuningan, agar mereka mempunyai kenangan ketika berada di Kabupaten Kuningan dan kelak setelah tertanam lama pohon itu bakal menjadi pohojn kenangan untuk para MOKA yang telah menanamnya. Papar Aang.
Share
Reactions

HUMAS SETDA KAB. KUNINGAN

Humas setda kabupaten kuningan Jl. siliwangi no 88. Kuningan

Post A Comment:

1 comments:

  1. penanaman nya udah blm?penampilan di gor ewangga kapan dan jam brp?

    BalasHapus